Halo semuanya!
Dari yang udah dibaca di judul, ya emang benar kali ini aku mau bahas mengenai treatment aku buat milia-milia yang rasanya suka pengen aku tajong hingga ke kutub utara.
Beberapa bulan semenjak pertama kali aku ke Erha, --katakanlah sekitar 1tahunan-- penyakit males aku yang udah aku derita semenjak aku mengenal kata dunia ini muncul. Aku males banget ke Erha. Aku bosan sama krim-krim yang cepet banget habisnya. Aku lelah sama krim-krim yang bentuknya itu-itu aja. Walaupun muka aku bersih, mulus kayak pantat bayik. Aku juga pengen kayak beauty vlogger yang punya skincare routine. Aku bosan. Aku capek. Aku muak.
Lalu aku memutuskan untuk tidak lagi memakai krim dokter.
Setelah lepas dari krim dokter itu, aku enggak pakai apa-apa. Aku cuman bersihin muka pakai sabun muka yang ada di kamar mandi. Sama pakai pelembab+spf yang diambil dari kotak seserahan. Dua-duanya merk Cetaphil. Aku seneng. Aku bahagia karena kemasan krim muka aku sekarang ada banyak warnanya, dibanding krim kemarin. Tapi kebahagiaan aku sirna setelah lama-kelamaan lihat muka aku jadi kusam, dan yang mengerikannya lagi musuh bebuyut aku seumur hidup, dia datang lagi. Aku frustasi sama milia yang muncul lagi banyak. Aku sempat berpikir untuk balik lagi ke Erha. Tapi tetep kekeuh pengen punya skincare routine.
Setelah aku browsing-browsing dan mengenali milia lebih dalam, akhirnya aku ganti sabun cuci muka. Aku ngerasa Cetaphil enggak begitu bekerja banget di muka aku yang banyak maunya. Lalu pencarian jati diri pun dimulai. Sampai akhirnya, setelah perjalanan panjang aku baru nemuin skincare yang betulan cocok buat kulit muka aku. Here it is.
Jadi step pertama yang aku lakuin, aku biasa pakai Pond's Cold Cream Cleanser. Pendeknya ini makeup remover cream-nya Pond's.
Sedikit review dari aku, si Pond's ini enak buat bikin makeup jadi meleleh. Sekalipun dia waterproof makeup. Jadi kalau pakai ini, aku nggak perlu pakai makeup remover yang oil buat hapus mascara waterproof. Pros lainnya, dia enak banget buat menghidrasi kulit. Jadi dia ngebersihin sekaligus melembabkan pada akhirnya. Oh iya, dia juga nggak nyumbat pori, dan yang terpenting dia nggak bikin milia aku berontak kayak cacing kepanasan.
Cara pakainya tinggal dipakaikan ke seluruh muka, diratain, terus dipijet-pijet pelan. Jangan kenceng-kenceng, nanti encok. Kalau buat hapus mascara, merem-in dulu matanya baru diosrek-osrek bulu matanya terus hapus pakai kapas. Dan tadaaa... mascara kehapus tanpa bikin bulu mata rontok.
Step kedua, aku lanjut ke facial cleanser. nah untuk yang ini aku agak beragam pakainya.
Aku pakai Bioderma Sebium Gel Moussant. Basicly ini adalah foaming gel untuk kulit kombinasi to oily.
Aku suka sabun muka ini karena dia enggak bikin muka ketarik-tarik kayak main tarik tambang. Dia gentle banget kayak cowok yang ngasih kepastian buat ngajak nikah. Terus enaknya lagi, dia bikin muka aku cerahan tiap habis cuci muka. Entah apa yang dia perbuat. Tapi kalo habis cuci muka pakai ini rasanya muka aku seperti terpapar cahaya bohlam di siang hari. Cerah gitu. Juga yang terpenting, milia aku enggak berontak keluar-keluar kulit. Dia tenang dalam damai.
Cara pakainya, biasa aja kayak pakai sabun muka. Untuk milia-prone aku saranin banget pakai Foreo Luna. Karena kita butuh banget deep cleanser.
Foreo Luna itu sendiri alat untuk membersihkan muka lebih dalam lagi. Dia bisa juga disebut technical exfoliator. Jadi gunanya untuk membersihkan sel-sel kulit mati di permukaan
kulit kita juga.
Mirip-mirip Clarissonic gitu lah, tapi bedanya ini enggak perlu ganti-ganti brush.
Dia ngebersihin muka aku bener-bener bersih. Kadang kalau lagi full makeup walaupun udah dibersihin pakai makeup remover, sisa-sisa makeup suka masih ada kalau dipakaikan foreo ini. Magic-nya lagi, muka aku enggak kusem lagi pakai ini. Mungkin karena dia bener-bener ngebersihin muka gitu kali yaa.. sedikit cerita, waktu aku lagi sebulan di Bandung aku lupa bawa Foreo. Pulang-pulang mamaku kaget karena muka aku item. Cukup seminggu pakai Foreo Luna ini, mamaku bilang "mukanya cerah lagi, bagus ya Foreo-nya." Gitu.
Selain pakai Bioderma tadi, karena aku anaknya nggak mau rugi, dalam kondisi tertentu aku juga Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Semua orang udah pada tau ini yaa.. banyak yang suka sama cleanser satu ini.
pakai
Tapi sesungguhnya, aku pakai dia kalau aku lagi mau ngescrub muka aku aja. Fyi, scrubbing juga penting buat milia-prone, karena sebenernya esensi dari scrub itu dia mengeksfoliasi kulit kita. Jadi karena aku nggak mau terlalu banyak treat aneh di muka aku, aku pakai ini aja, karena dia emang se-gentle-itu dan se-aman-itu kan.
[Waktu itu aku enggak cocok sama ini mungkin karena nggak ada rangkaian eksfoliasi di skincare aku. Tapi aku bener-bener gak cocok sama mouisturizer-nya bikin aku milia-an]
Cara pakainya biasa aja. Aku enggak pakai Foreo Luna, karena aku takut muka aku jadi lelah sama eksfoliasi.
Step ketiga ini kadang-kadang. Beneran kadang-kadang, sekitar seminggu 3-4 kali aku suka nge-scrub muka aku pakai Soap & Glory Scrub Your Nose in it Two Minute T-Zone Detox Scrub. Panjang amet sis :(
Seperti yang diklaim, scrub ini aku pakai concern di bagian T-Zone aja [idung, dahi, dagu]. Habis gitu dipijet-pijet selama 2 menit terus bagian terakhirnya aku ratain aja deh ke seluruh muka, karena asas tidak mau rugi masih melekat di hati.
Habis gitu dibasuh pakai air. Andddd voila! Muka jadi super smooooooooothhhhhhh paraah dan gerinjulan batuan komedo pun seketika berubah jadi aspal yang mulus alus tanpa dosa. Fyi, aku sebelumnya nggak pernah cocok sama scrub. Karena keseringan scrub yang too harsh malah suka manggil milia buat nongol ke permukaan. Tapi Scrub Soap&Glory ini bener-bener dewa. Scrubnya kecil-kecil jadi bisa bersihin muka sampai ke pori. Aku pernah enggak pakai ini sebulanan, iseng aja mau cobain reaksinya kayak gimana. Dan bener kaann komedo aku banyak lagi, muka aku kusem, dan milia aku ngegedein.
btw aku capek.
Untuk perawatan berikutnya aku post di laman berbeda, ya!
Halo semuanya!
Dari yang udah dibaca di judul, ya emang benar kali ini aku mau bahas mengenai treatment aku buat milia-milia yang rasanya suka pengen aku tajong hingga ke kutub utara.
Beberapa bulan semenjak pertama kali aku ke Erha, --katakanlah sekitar 1tahunan-- penyakit males aku yang udah aku derita semenjak aku mengenal kata dunia ini muncul. Aku males banget ke Erha. Aku bosan sama krim-krim yang cepet banget habisnya. Aku lelah sama krim-krim yang bentuknya itu-itu aja. Walaupun muka aku bersih, mulus kayak pantat bayik. Aku juga pengen kayak beauty vlogger yang punya skincare routine. Aku bosan. Aku capek. Aku muak.
Lalu aku memutuskan untuk tidak lagi memakai krim dokter.
Setelah lepas dari krim dokter itu, aku enggak pakai apa-apa. Aku cuman bersihin muka pakai sabun muka yang ada di kamar mandi. Sama pakai pelembab+spf yang diambil dari kotak seserahan. Dua-duanya merk Cetaphil. Aku seneng. Aku bahagia karena kemasan krim muka aku sekarang ada banyak warnanya, dibanding krim kemarin. Tapi kebahagiaan aku sirna setelah lama-kelamaan lihat muka aku jadi kusam, dan yang mengerikannya lagi musuh bebuyut aku seumur hidup, dia datang lagi. Aku frustasi sama milia yang muncul lagi banyak. Aku sempat berpikir untuk balik lagi ke Erha. Tapi tetep kekeuh pengen punya skincare routine.
Setelah aku browsing-browsing dan mengenali milia lebih dalam, akhirnya aku ganti sabun cuci muka. Aku ngerasa Cetaphil enggak begitu bekerja banget di muka aku yang banyak maunya. Lalu pencarian jati diri pun dimulai. Sampai akhirnya, setelah perjalanan panjang aku baru nemuin skincare yang betulan cocok buat kulit muka aku. Here it is.
Jadi step pertama yang aku lakuin, aku biasa pakai Pond's Cold Cream Cleanser. Pendeknya ini makeup remover cream-nya Pond's.
Sedikit review dari aku, si Pond's ini enak buat bikin makeup jadi meleleh. Sekalipun dia waterproof makeup. Jadi kalau pakai ini, aku nggak perlu pakai makeup remover yang oil buat hapus mascara waterproof. Pros lainnya, dia enak banget buat menghidrasi kulit. Jadi dia ngebersihin sekaligus melembabkan pada akhirnya. Oh iya, dia juga nggak nyumbat pori, dan yang terpenting dia nggak bikin milia aku berontak kayak cacing kepanasan.
Cara pakainya tinggal dipakaikan ke seluruh muka, diratain, terus dipijet-pijet pelan. Jangan kenceng-kenceng, nanti encok. Kalau buat hapus mascara, merem-in dulu matanya baru diosrek-osrek bulu matanya terus hapus pakai kapas. Dan tadaaa... mascara kehapus tanpa bikin bulu mata rontok.
Step kedua, aku lanjut ke facial cleanser. nah untuk yang ini aku agak beragam pakainya.
Aku pakai Bioderma Sebium Gel Moussant. Basicly ini adalah foaming gel untuk kulit kombinasi to oily.
Aku suka sabun muka ini karena dia enggak bikin muka ketarik-tarik kayak main tarik tambang. Dia gentle banget kayak cowok yang ngasih kepastian buat ngajak nikah. Terus enaknya lagi, dia bikin muka aku cerahan tiap habis cuci muka. Entah apa yang dia perbuat. Tapi kalo habis cuci muka pakai ini rasanya muka aku seperti terpapar cahaya bohlam di siang hari. Cerah gitu. Juga yang terpenting, milia aku enggak berontak keluar-keluar kulit. Dia tenang dalam damai.
Cara pakainya, biasa aja kayak pakai sabun muka. Untuk milia-prone aku saranin banget pakai Foreo Luna. Karena kita butuh banget deep cleanser.
Foreo Luna itu sendiri alat untuk membersihkan muka lebih dalam lagi. Dia bisa juga disebut technical exfoliator. Jadi gunanya untuk membersihkan sel-sel kulit mati di permukaan
kulit kita juga.
Mirip-mirip Clarissonic gitu lah, tapi bedanya ini enggak perlu ganti-ganti brush.
Dia ngebersihin muka aku bener-bener bersih. Kadang kalau lagi full makeup walaupun udah dibersihin pakai makeup remover, sisa-sisa makeup suka masih ada kalau dipakaikan foreo ini. Magic-nya lagi, muka aku enggak kusem lagi pakai ini. Mungkin karena dia bener-bener ngebersihin muka gitu kali yaa.. sedikit cerita, waktu aku lagi sebulan di Bandung aku lupa bawa Foreo. Pulang-pulang mamaku kaget karena muka aku item. Cukup seminggu pakai Foreo Luna ini, mamaku bilang "mukanya cerah lagi, bagus ya Foreo-nya." Gitu.
Selain pakai Bioderma tadi, karena aku anaknya nggak mau rugi, dalam kondisi tertentu aku juga Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Semua orang udah pada tau ini yaa.. banyak yang suka sama cleanser satu ini.
pakai
Tapi sesungguhnya, aku pakai dia kalau aku lagi mau ngescrub muka aku aja. Fyi, scrubbing juga penting buat milia-prone, karena sebenernya esensi dari scrub itu dia mengeksfoliasi kulit kita. Jadi karena aku nggak mau terlalu banyak treat aneh di muka aku, aku pakai ini aja, karena dia emang se-gentle-itu dan se-aman-itu kan.
[Waktu itu aku enggak cocok sama ini mungkin karena nggak ada rangkaian eksfoliasi di skincare aku. Tapi aku bener-bener gak cocok sama mouisturizer-nya bikin aku milia-an]
Cara pakainya biasa aja. Aku enggak pakai Foreo Luna, karena aku takut muka aku jadi lelah sama eksfoliasi.
Step ketiga ini kadang-kadang. Beneran kadang-kadang, sekitar seminggu 3-4 kali aku suka nge-scrub muka aku pakai Soap & Glory Scrub Your Nose in it Two Minute T-Zone Detox Scrub. Panjang amet sis :(
Seperti yang diklaim, scrub ini aku pakai concern di bagian T-Zone aja [idung, dahi, dagu]. Habis gitu dipijet-pijet selama 2 menit terus bagian terakhirnya aku ratain aja deh ke seluruh muka, karena asas tidak mau rugi masih melekat di hati.
Habis gitu dibasuh pakai air. Andddd voila! Muka jadi super smooooooooothhhhhhh paraah dan gerinjulan batuan komedo pun seketika berubah jadi aspal yang mulus alus tanpa dosa. Fyi, aku sebelumnya nggak pernah cocok sama scrub. Karena keseringan scrub yang too harsh malah suka manggil milia buat nongol ke permukaan. Tapi Scrub Soap&Glory ini bener-bener dewa. Scrubnya kecil-kecil jadi bisa bersihin muka sampai ke pori. Aku pernah enggak pakai ini sebulanan, iseng aja mau cobain reaksinya kayak gimana. Dan bener kaann komedo aku banyak lagi, muka aku kusem, dan milia aku ngegedein.
btw aku capek.
Untuk perawatan berikutnya aku post di laman berbeda, ya!

